penyebab penyakit eksim kering – Eksim kering atau neurodermatitis adalah peradangan kulit kronis yang disertai rasa gatal dan ditandai dengan likenifikasi (penebalan kulit) akibat gosokan atau garukan berulang-ulang. Adanya penebalan kulit yang kronis inilah kemudian disebut juga sebagai Liken simpleks kronis.

Nama neurodermatitis menunjukkan bahwa ini merupakan kelainan kulit neurologis yang dipicu oleh siklus gatal. Kondisi ini lebih umum terjadi pada kulit leher, kulit kepala, bahu, kaki, pergelangan kaki, pergelangan tangan dan tangan.
Ikhtisar Penyakit Eksim Kering
Organ terlibat Kulit, terutama bagian punggung leher, kepala, kaki, dan tangan.
Eksim kering ti
dak menular, kecuali telah terjadi infeksi bakteri atau virus.
Gejala Muncul bercak kulit dengan rasa gatal tak tertahankan yang bersifat kambuhan atau terus menerus.
Pengobatan utama dengan kortikosteroid topikal.
Tanda dan Gejala
Apa saja ciri-ciri dan gejala eksim kering ?
Seseorang yang mengalami eksim kering akan merasakan gejala utama seperti:
Munculnya bercak kulit yang terasa gatal dan menyengat.
Tekstur kulit yang terasa gatal nampak kasar dan bersisik.
Bercak kulit berwarna kemerahan atau bahkan lebih gelap dari kulit sekitarnya.
Rasa gatal dapat terjadi terus menerus atau hilang timbul.
Lambat lain tekstur kulit jadi menebal.
Kapan harus periksa ke dokter?
Segera periksakan diri ke dokter apabila mengalami kondisi sebagai berikut:
Berulang kali menggaruk bercak kulit yang sama.
Rasa gatal terasa sangat menyengat hingga mengganggu tidur dan aktivitas sehari-hari.
Terjadi infeksi kulit dan jaringan parut.
Penyebab dan Faktor Risiko
Apa penyebab eksim kering?
Sampai saat ini, penyebab pasti munculnya eksim kering belum diketahui. Dari kebanyakan kasus yang terjadi, eksim kering bermula dari garukan ringan yang dilakukan berulang-ulang kali akibat rasa gatal dari gigitan serangga atau pakaian ketat hingga akhirnya berkembang menjadi eksim kering.
Siapa yang lebih berisiko terjangkit eksim kering?
Seseorang yang memiliki kulit sensitif dan riwayat keturunan alergi berisiko besar mengalami eksim kering. Dibandingkan pria, wanita lebih berisiko terkena eksim kering dan cenderung muncul ketika berusia 30 hingga 50 tahun.
Selain itu, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena eksim kering dan memperburuk kondisinya, antara lain:
Memiliki gangguan kecemasan dan stres.
Memiliki masalah kulit lain seperti psoriasis atau jenis eksim lainnya.
Mengidap alergi kulit.
Pemeriksaan dan Diagnosis
Bagaimana memastikan diagnosis eksim kering?
Untuk mendiagnosis eksim kering, dokter akan melakukan beberapa prosedur berupa:
Pesan Sekarang
Dextamine tab 1
Anamnesis. Pada tahap ini dokter akan mengajukan beberapa pertanyaan menyangkut gejala, produk kulit yang digunakan dan kondisi pasien sebelum terkena eksim kering.
Pemeriksaan fisik. Pemeriksaan secara spesifik pada kulit yang dicurigai terkena eksim kering.
Biopsi kulit. Pengambilan sampel kulit untuk mengidentifikasi penyebab, menegakkan diagnosis dan mengevaluasi perjalanan penyakit dan pengobatan.
Obat dan Pengobatan
Bagaimana cara mengobati eksim kering di rumah?
Berikut ini ada beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan di rumah untuk membantu meredakan gejala dan mencegah kekambuhan eksim kering di kemudian hari, diantaranya:
Tinggalkan kebiasaan menggaruk. Sebisa mungkin hindari menggosok atau menggaruk bagian kulit yang gatal agar kondisi kulit tidak semakin memburuk.
Kompres kulit dengan kain dingin yang basah. Cara ini dapat membantu menenangkan kulit dan menghilangkan rasa gatal.
Gunakan obat topikal yang dijual bebas. Kesediaannya dapat berupa krim, salep atau lotion. Oleskan pada kulit yang terkena untuk mengurangi rasa gatal.
Lindungi kulit yang terkena eksim. Guna mencegah goresan atau garukan khususnya ketika tidur, lindungi kulit dengan menggunakan perban atau kain bersih.
Potong pendek kuku. Kuku yang pendek dapat mengurangi kerusakan kulit akibat garukan.
Mandilah dengan air hangat. Untuk mengatasi kulit kering dan menenangkan kulit, cobalah mandi dengan air hangat yang telah dicampur dengan baking soda atau oatmeal. Selepas itu, keringkan perlahan dan oleskan kulit dengan lotion tanpa pewangi untuk melembabkan juga melindungi kulit.
Hindari pemicu. Stres dan beberapa jenis kain yang memicu rasa gatal dapat memperparah penyakit eksim yang dialami. Untuk itu, kelolalah stres dengan baik dan gunakan pakaian yang berbahan lembut seperti katun atau linen.
Apa saja penanganan dan obat eksim kering di layanan kesehatan?
Pengobatan eksim kering bertujuan untuk mengurangi peradangan dan rasa gatal. Berikut beberapa pengobatan yang dapat dipilih untuk mengobati eksim kering:
Kortikosteroid topikal. Penggunaan obat topikal berbahan aktif kortikosteroid dapat membantu mengatasi peradangan dan menipiskan jaringan parut.
Agen antipruritik. Obat-obatan yang termasuk ke dalam agen antipruritik seperti chlorpheniramine (CTM) atau diphenhydramine dapat digunakan untuk meredakan gatal-gatal dan menekan keinginan untuk menggosok atau menggaruk.
Topikal Imunosupresi. Agen imunosupresi seperti tacrolimus dan pimecrolimus dapat digunakan setelah pengobatan dengan kortikosteroid topikal dan antipruritik dirasa kurang efektif.
Obat anticemas. Penggunaan obat anticemas dibutuhkan untuk mengatasi gangguan kecemasan dan stres yang dapat memperburuk gejala eksim yang dialami.
Fototerapi. Ketika eksim kering telah tersebar luas dan sulit diatasi dengan obat topikal, maka pengobatan dengan fototerapi dapat menjadi alternatif pengobatan yang efektif.
Psikoterapi. Psikoterapi dalam hal ini bertujuan untuk membantu individu dengan masalah psikologis agar dapat mengendalikan emosi juga perilakunya yang dapat memicu kekambuhan atau memperburuk eksim kering yang dialami.
Baca lebih lanjut disini: Obat Eksim Kering di Apotek Paling Ampuh
Selain pengobatan di atas, sebenarnya ada terapi baru yang dapat digunakan untuk mengobati eksim kering, yakni dengan menggunakan suntik botox (botulinum toxin) dan penggunaan larutan campuran aspirin dan diklorometana. Namun sayangnya, kedua terapi baru ini belum tersedia di Indonesia.
Komplikasi
Apa bahaya komplikasi eksim kering yang mungkin timbul?
Eksim kering dapat menyebabkan timbulnya infeksi kulit dari bakteri akibat luka yang timbul karena kebiasaan menggaruk terus menerus. Selain itu, eksim kering juga dapat menimbulkan bekas luka dan perubahan permanen pada warna kulit.
Tak jarang, banyak penderita eksim kering yang mengalami gangguan tidur karena rasa gatal yang memburuk di malam hari dan menimbulkan efek psikologis akibat merasa malu terhadap kondisi kulitnya.
Pencegahan
Bagaimana mencegah eksim kering?
Selalu menjaga kebersihan kulit dan menjauhi faktor pencetusnya seperti kulit kering, penggunaan pakaian yang ketat, iritasi sabun atau bahan kimia lainnya dapat membantu mencegah terjadinya eksim kering.
Baca Juga :
Ingat, jika mengalami kulit yang tiba-tiba gatal dan memerah, usahakan untuk tidak menggaruknya. Segera ingat-ingat, sebelumnya berkontak dengan apa atau apa yang dilakukan hingga tercetus kondisi tersebut.
Terimakasih telah membaca ulasan seputar penyebab penyakit eksim kering. Semoga ulasan tersebut bermanfaat untuk Anda pembaca. Berikut kami sajikan sedikit iklan produk barangkali bermanfaat untuk Bapak/Ibu pembaca.


- Risih
- Sulit Beraktifitas
- Kulit Terasa Sakit
- Gatal di Sekitar Anus
- Malu Ketika Berkumpul dg Teman

- Konsumsi Berbagai Macam Obat Namun Tak Kunjung Sembuh?
- Disarankan Untuk Operasi Tapi Takut?

Bersih Darah : TR163398401
Eksimtas : TR163397881
Salep Exclear : TR173707401


( Harga sewaktu-waktu dapat berubah..!! )



Pembayaran Via Transfer Antar Bank







Testimoni Pembeli



Nona A (inisial), 26 tahun, profesi ibu rumah tangga, mengeluh kulit dan matanya dipenuhi dengan ruam yang sangat gatal. Apalagi yang dirasakan yaitu gatal di selangkangan dan bokong yang sangat mengganggu. Setelah konsultasi ke RS dokter mengatakan Nona A (inisial) menderita Eksim / Dermatitis.
Eksim adalah kondisi kulit yang disebabkan oleh peradangan pada kulit. Biasanya, eksim membuat kulit gatal, merah dan kering, bahkan pecah-pecah dan kasar.
Gejala eksim yang sering terjadi adalah bagian kulit yang gatal, kering, menebal secara kronis, biasanya terdapat pada tangan, leher, wajah dan kaki (namun dapat terjadi di mana saja). Pada anak-anak, eksim sering kali terjadi di bagian dalam lipatan lutut dan siku.
Ada banyak faktor yang membuat seseorang memiliki risiko tinggi terkena eksim, yaitu :
- Sejarah keluarga terhadap eksim, alergi, atau asma
- Pekerja pelayanan kesehatan, yang terkait dengan dermatitis tangan
- Tinggal di area urban
- Memiliki orang tua dengan tingkat edukasi tinggi
- Memiliki attention-deficit/hyperactivity disorder (ADHD).
1. Dermatitis atopik
jenis eksim yang paling umum. Kondisi eksim ini biasanya terjadi pada masa kanak-kanak, dan sering kali akan membaik seiring tumbuh kembang atau setelah dewasa.
2. Eksim Dyshidriotic
Dishidrosis adalah kondisi peradangan kulit yang ditandai dengan kemunculan bintil-bintil kecil yang berisi cairan dan terasa gatal pada permukaan kulit telapak tangan dan/atau telapak kaki serta di sela-sela jari.
3. Eksim Nummular
Jenis eksim nummular umumnya menimbulkan lepuhan bentuk bulat di tubuh.
4. Eksim statis
Eksim yang terjadi saat cairan bocor keluar dari pembuluh darah vena dan masuk ke dalam kulit Anda. Hal ini biasanya disebabkan oleh pelebaran pembuluh darah (varises).
Gejala dan pertanda umum eksim / eksim adalah:
- Anda merasa tidak nyaman
- Anda mengalami kekurangan tidur atau terdistraksi dari rutinitas sehari-hari
- Kulit terasa sakit dan terinfeksi (garis merah, nanah, keropeng kuning)
Eksim umumnya dapat ditangani dengan cara mengubah pola hidup diantaranya:
- Banyak minum, 6 � 8 gelas (2 liter) sehari
- Banyak konsumsi serat yaitu sayur dan buah-buahan
- Menjaga Kebersihan
- Jangan terlalu lama menggunakan pakaian yang kotor
Tindakan khusus:
- Balutan basah: perawatan yang efektif dan intensif untuk dermatitis atopik meliputi membalut area yang terpengaruh dengan kortikosteroid topical dan pembalut basah.
- Perawatan untuk stress: konseling dapat membantu anak-anak dan dewasa muda yang merasa malu atau frustrasi dengan kondisi mereka.
- Relaksasi, modifikasi perliaku atau biofeedback: hal-hal tersebut dapat membantu Anda dengan kebiasaan menggaruk.
Bagaimana cara mencegah terjadi eksim ?
Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi eksim:
- Gunakan obat alergi atau anti-gatal
- Lakukan bleach bath
- Oleskan krim anti-gatal atau losion calamine pada area tersebut
- Lembapkan kulit Anda setidaknya 2 kali sehari
- Hindari menggaruk
- Pasang kompres dingin dan basah
- Mandi dengan air hangat
- Gunakan sabun yang lembut tanpa pewarna atau pewangi
- Gunakan pelembap udara
- Kenakan pakaian yang dingin, bertekstur lembut dan berbahan katun
- Atasi stress dan kegelisahan.







